Pak Lurah memberikan kata sambutannya ”Kita tidak boleh membiarkan desa kita menjadi tanah petualangan, kemurkaan dan kebencian tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab”
Mbah Wongso langsung menyahut “Pripun niku carane ki Lurah?”
Pak Lurah hanya terdiam.. merenung.. lammaaa…
Seorang warga berteriak ”Pak Lurah..! Kok malah diam saja… pripun niki..? Jangan diam dong..!”
Warga lain menimpali “Nggih pak Lurah.. ayo bertindak…! Yang tegas pak Lurah!”
Pak Lurah masih saja diam…
continue reading…